di suatu tempat belajar ada sepuluh anak berbakat yang menduduki peringkat yang berurutan dari satu sampai sepuluh mereka sekelas memiliki potensi yang sama bahkan menjadi 10 orang yang di jagokan di sekolahnya. namun suatu hari unttuk mengefektifkan pembelajaran kelas di pecah lagi menjadi dua bagian, tanpa banyak orang tau si peringkat 1 dan 2 di satukan sekelas bersama si peingkat 9 dan 10 serta peringkat 6 di dalam kelas yang di beri label kelas A. sedangkan sisanya si peringkat 3 dan 4 di staukan bersama anak peringkat 5,7 dan 8di kelas yang di sebut sebagai kelas B
tanpa banyak orang tau sebenarnya pembagian ini telah di fikirkan dengan matang oleh pengurus . setiap kelas berisi anak yang memiliki potensi yang seimbang tidak ada yang timpang maupun tidak adil.
beberapa waktu berlalu orang di luar yang tidak tau menau tentang hal ini memuja anak di kelas A dan menunjukan tingkah laku yang meremehkan anak di kelas B. bahkan beberapa orang tua yang anaknya di tempatkan di kelas B memarahi anaknya, sembari menyebutkan bahwa anaknya tidak berbakat kurang cerdas sulit bersaing dan entah masih banyak lagi kata-kata negatif yang kuat.
berbalik halnya dengan anak di kelas A semua menyanjung memberikan kritik positif masukan yang membangun kondisi orang-orang di sekitarnya membuat mereka jadi termotivasi lagi dan lagi.
yang terjadi setahun kemudian anak-anak kelas A yang tadinya memiliki potensi yang sama dengan anak kelas B dengan fasilitas yang sama memiliki nilai akhir yang jauh lebih baik dan anak-anak kelas B perstasinya benar-benar merosot seperti apa yang orang lain katakan kepada mereka sebagai murid kelas B.
B dan A regular unggulan maupun satu dan dua . di setiap sekolah jenjang pendidikan pasti kita menemukan pengkelasan yang seperti ini bukan? intinya sugesti external bisa mempengaruhi jadi mulai sekarang semua harus di berikan respon membangun dan positif entah itu pengkelasan paralel dan lain sebagainya. motivasi yang baik lingkungan yang mendukung dan nasihat membangun tentu akan membuat potensi yang telah ada dapat tergali secara maksimal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar